Mobil merupakan kendaraan yang sebagian besar komponennya terbuat dari logam, seperti baja dan besi. Dalam penggunaan sehari-hari, mobil sering terpapar air hujan, udara lembap, lumpur, garam, serta polutan lingkungan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan korosi, yaitu proses penurunan kualitas logam akibat reaksi kimia dengan lingkungan sekitarnya. Korosi pada mobil bukan hanya masalah estetika, tetapi juga dapat memengaruhi keselamatan dan umur kendaraan.
Pengertian Korosi pada Mobil
Korosi pada mobil adalah proses perkaratan yang terjadi pada bagian logam kendaraan akibat reaksi antara logam dengan oksigen dan air. Reaksi ini menghasilkan oksida besi yang menyebabkan permukaan logam menjadi rapuh dan rusak. Korosi dapat terjadi secara perlahan dan sering kali tidak disadari hingga kerusakan sudah cukup parah.
Penyebab Terjadinya Korosi pada Mobil
Beberapa faktor utama penyebab korosi pada mobil antara lain:
-
Paparan Air dan Kelembapan
Air hujan, genangan air, dan kelembapan udara mempercepat reaksi oksidasi pada logam. -
Garam dan Zat Kimia
Garam dari air laut atau jalanan serta zat kimia tertentu dapat mempercepat proses korosi. -
Kerusakan Lapisan Cat
Cat berfungsi sebagai pelindung logam. Jika cat terkelupas atau tergores, logam di bawahnya akan mudah berkarat. -
Kotoran dan Lumpur
Lumpur yang menempel di bagian bawah mobil dapat menahan air dan mempercepat korosi, terutama pada rangka dan kolong mobil.
Bagian Mobil yang Rentan Mengalami Korosi
-
Rangka dan sasis mobil
-
Kolong mobil
-
Panel pintu dan bagian bawah bodi
-
Knalpot
-
Baut dan sambungan logam
Dampak Korosi pada Mobil
Korosi yang tidak ditangani dapat menimbulkan berbagai dampak, antara lain:
-
Menurunnya kekuatan struktur kendaraan
-
Kerusakan komponen penting
-
Berkurangnya nilai jual mobil
-
Meningkatnya biaya perbaikan
-
Risiko keselamatan saat berkendara
Upaya Pencegahan Korosi pada Mobil
Untuk mencegah korosi, beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:
-
Perawatan Rutin
Mencuci mobil secara berkala, terutama setelah terkena hujan atau lumpur. -
Pelapisan Anti Karat (Coating)
Menggunakan coating atau pelapis anti karat pada bagian bodi dan kolong mobil. -
Perbaikan Cat yang Rusak
Segera memperbaiki cat yang tergores atau terkelupas. -
Penyimpanan yang Baik
Menyimpan mobil di tempat kering dan terlindung dari cuaca ekstrem.
Korosi pada mobil merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi performa, keselamatan, dan umur kendaraan. Faktor lingkungan dan kurangnya perawatan menjadi penyebab utama terjadinya korosi. Dengan perawatan yang tepat dan penerapan pelindung anti karat, risiko korosi dapat diminimalkan sehingga mobil tetap aman dan awet digunakan dalam jangka panjang.
Referensi:
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Teknologi Material Logam dan Pencegahan Korosi. Jakarta, 2017
