Korosi galvanik adalah salah satu bentuk korosi elektrokimia yang terjadi ketika dua logam berbeda saling bersentuhan dalam lingkungan yang mengandung elektrolit (misalnya air laut, larutan garam, atau kelembapan tinggi).

Dalam kondisi ini, salah satu logam bertindak sebagai anoda dan yang lain sebagai katoda, sehingga logam anoda akan mengalami korosi lebih cepat karena kehilangan elektron.

Proses ini umum terjadi di lingkungan industri, infrastruktur, laut, dan sistem perpipaan, serta menjadi salah satu penyebab utama degradasi material pada struktur logam yang tidak terlindungi. Mekanisme Terjadinya Korosi Galvanik Proses korosi galvanik melibatkan reaksi elektrokimia: Logam dengan potensial elektroda lebih rendah (anoda) melepaskan ion ke elektrolit dan terkorosi. Logam berpotensial lebih tinggi (katoda) menerima elektron dan relatif tidak terkorosi. Elektrolit (misalnya air laut) bertindak sebagai media penghantar ion.

Lihat Juga  Korosi Pada Struktur Bandara: Perlindungan dan Pencegahan

Prinsip ini mirip dengan sel galvanik pada baterai — hanya saja korosi galvanik menghasilkan laju degradasi material, bukan energi listrik yang berguna. Faktor yang Mempengaruhi Korosi Galvanik Beberapa faktor yang mempercepat atau memperlambat korosi galvanik antara lain:

  • Jenis logam yang terhubung Logam dengan perbedaan potensial elektroda besar akan mempercepat korosi.
  • Luas permukaan anoda dan katoda Rasio antara luas kedua logam sangat memengaruhi laju korosi galvanik — katoda kecil dan anoda besar akan mempercepat laju korosi.
  • Lingkungan elektrolit Lingkungan yang kaya ion (seperti air laut) membuat korosi lebih cepat terjadi. Temperatur dan kelembapan Suhu tinggi dan kelembapan tinggi mempercepat reaksi elektrokimia.
Lihat Juga  Korosi pada Bangunan: Penyebab dan Cara Pencegahannya

CARA MENGURANGI RISIKO GALVANIK

Cara Mengurangi Risiko Korosi Galvanik Untuk memperpanjang umur struktur logam dan mencegah korosi galvanik, beberapa strategi yang biasa digunakan adalah :

✅ 1. Pemilihan Material yang Tepat Memilih material dengan potensi elektroda yang mirip akan mengurangi perbedaan tegangan, sehingga mengurangi laju korosi.

✅ 2. Pelapisan dan Proteksi Permukaan Pelapisan cat, galvanisasi (lapisan seng), atau proteksi anodik dapat memperlambat atau menghentikan korosi

Lihat Juga  KOROSI PADA KAPAL DAN PENANGGULANGANNYA

✅ 3. Pengendalian Lingkungan Menjaga agar struktur logam tidak bersentuhan dengan elektrolit (air, garam, kelembapan) dengan sealant atau drainase.

✅ 4. Desain yang Lebih Baik Menghindari kontak langsung antara logam yang berbeda, dan memperhatikan rasio luas permukaan anoda–katoda.

KESIMPULAN

Kesimpulan Korosi galvanik adalah fenomena korosi elektrokimia yang terjadi ketika dua logam berbeda bersentuhan dalam lingkungan elektrolit. Ia memengaruhi durabilitas infrastruktur laut, pipa, jembatan, dan peralatan industri. Dengan memahami mekanisme, faktor risiko, dan tindakan protektif, pemilik aset dapat mengambil langkah-langkah efektif untuk mengurangi kerugian akibat korosi.

By indocor