Korosi pada batangan baja merupakan salah satu bentuk degradasi material logam yang paling sering terjadi dalam berbagai aplikasi teknik, terutama pada konstruksi dan industri. Batangan baja banyak digunakan karena memiliki kekuatan tarik yang tinggi dan kemampuan menahan beban yang baik. Namun, ketika batangan baja terpapar lingkungan yang mengandung air, oksigen, atau zat kimia tertentu dalam waktu lama, maka akan terjadi reaksi kimia yang menyebabkan terbentuknya karat dan menurunnya kualitas material. Proses korosi ini secara umum terjadi karena reaksi elektrokimia dimana atom besi berubah menjadi ion besi, sehingga struktur logam perlahan mengalami kerusakan.

Korosi pada batangan baja biasanya dipicu oleh beberapa faktor utama seperti kelembaban udara, air hujan, kandungan garam atau klorida, serta gas karbon dioksida. Dalam lingkungan konstruksi atau penyimpanan terbuka, batangan baja yang tidak memiliki perlindungan permukaan akan lebih cepat mengalami oksidasi. Ketika oksigen bereaksi dengan besi di dalam baja, maka akan terbentuk lapisan oksida besi atau karat. Karat ini bersifat rapuh dan mudah mengelupas sehingga permukaan baja akan terus terpapar lingkungan dan mempercepat proses korosi lebih lanjut.

Lihat Juga  Bagaimana Material Non-Logam Dapat Terkena Korosi?

Dampak korosi pada batangan baja sangat signifikan terhadap kekuatan struktur. Penurunan luas penampang baja akibat korosi akan menyebabkan penurunan kekuatan tarik dan kemampuan menahan beban. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kegagalan struktur apabila tidak dilakukan perawatan atau perlindungan yang memadai. Selain itu, korosi juga dapat menyebabkan perubahan sifat mekanik material seperti meningkatnya regangan tarik dan menurunnya kapasitas lentur pada struktur yang menggunakan baja sebagai tulangan atau elemen utama.

Lihat Juga  Kupas 6 Jenis Logam Tahan Karat, Jangan Salah Pilih!

Untuk mencegah korosi pada batangan baja, biasanya dilakukan beberapa metode perlindungan seperti pelapisan cat anti karat, galvanisasi, penggunaan inhibitor korosi, serta penyimpanan di tempat yang kering dan terlindung dari air. Pada aplikasi konstruksi, perlindungan juga dapat dilakukan dengan memastikan beton penutup tulangan cukup tebal dan memiliki kualitas yang baik sehingga dapat menghambat masuknya zat penyebab korosi. Upaya pencegahan ini sangat penting untuk memperpanjang umur pakai material dan menjaga keselamatan struktur.

Lihat Juga  Korosi pada Tangki Bahan Bakar

Secara keseluruhan, korosi pada batangan baja merupakan masalah serius yang harus diperhatikan sejak tahap perencanaan, penyimpanan, hingga penggunaan. Dengan pemahaman yang baik tentang mekanisme korosi serta metode pencegahannya, kerusakan material dapat diminimalkan sehingga efisiensi dan keselamatan penggunaan baja tno etap terjaga dalam jangka panjang.

Referensi:

Arief Subakti Ariyanto. Korosi pada Baja Tulangan dan Pencegahannya (Studi Kasus Gedung Ruko Yos Sudarso Square Semarang). Jurnal Pendidikan Tambusai, Indonesia.

By indocor