Alat berat seperti excavator, bulldozer, wheel loader, crane, dan dump truck memiliki peranan penting dalam sektor konstruksi, pertambangan, perkebunan, dan industri infrastruktur. Alat berat umumnya bekerja di lingkungan yang berat dan ekstrem, seperti area terbuka, tanah basah, daerah tambang, serta lokasi dengan paparan air, lumpur, dan bahan kimia. Kondisi tersebut menjadikan alat berat sangat rentan terhadap korosi, terutama pada bagian rangka, bucket, sistem hidrolik, dan komponen logam lainnya. Korosi pada alat berat dapat menurunkan kinerja, mempercepat kerusakan, serta meningkatkan biaya perawatan dan operasional.

Pengertian Korosi pada Alat Berat

Korosi pada alat berat adalah proses degradasi material logam yang terjadi akibat reaksi kimia atau elektrokimia antara permukaan logam alat berat dengan lingkungan sekitarnya. Reaksi ini umumnya melibatkan air, oksigen, dan zat korosif lain yang terdapat di udara, tanah, atau cairan kerja. Pada komponen berbahan baja, korosi biasanya ditandai dengan terbentuknya karat yang bersifat rapuh dan tidak mampu melindungi material dasar, sehingga proses kerusakan akan terus berlanjut.

Lihat Juga  Ekstrak Bahan Alam sebagai Alternatif Inhibitor Korosi

Faktor Penyebab Korosi pada Alat Berat

Korosi pada alat berat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Lingkungan kerja yang lembap dan sering terpapar air hujan atau lumpur menjadi penyebab utama terjadinya korosi. Selain itu, alat berat yang beroperasi di area tambang atau pesisir laut berisiko lebih tinggi karena adanya kandungan mineral, garam, dan zat kimia agresif. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah desain alat, terutama pada bagian yang memiliki celah sempit atau sambungan las, di mana air dan kotoran mudah terperangkap. Kurangnya perawatan rutin juga mempercepat terjadinya korosi pada alat berat.

Jenis Korosi pada Alat Berat

Beberapa jenis korosi yang umum terjadi pada alat berat antara lain korosi seragam yang menyebabkan penipisan material secara merata pada permukaan rangka atau bodi. Korosi pitting sering ditemukan pada bagian bucket dan komponen yang sering bersentuhan langsung dengan tanah dan air. Selain itu, korosi celah dapat terjadi pada sambungan baut, engsel, dan area las. Pada kondisi tertentu, korosi galvanik juga dapat muncul apabila terdapat kontak antara dua jenis logam yang berbeda dalam lingkungan lembap.

Lihat Juga  Macam-Macam Pelapis Anti Korosi pada Besi

Dampak Korosi terhadap Alat Berat

Korosi pada alat berat memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja dan keselamatan. Penurunan ketebalan material akibat korosi dapat melemahkan struktur rangka dan komponen utama, sehingga meningkatkan risiko kerusakan saat alat beroperasi. Selain itu, korosi pada sistem hidrolik atau sambungan mekanis dapat menyebabkan kebocoran dan gangguan fungsi. Dampak ekonomi dari korosi juga cukup besar, karena meningkatnya biaya perawatan, perbaikan, dan downtime alat yang menghambat produktivitas kerja.

Upaya Pencegahan Korosi pada Alat Berat

Pencegahan korosi pada alat berat dapat dilakukan melalui beberapa metode. Pelapisan permukaan logam dengan cat atau coating anti korosi merupakan cara yang paling umum digunakan. Selain itu, pemilihan material yang lebih tahan korosi serta penerapan desain yang meminimalkan celah penumpukan air juga sangat penting. Perawatan rutin seperti pencucian alat setelah digunakan, pelumasan komponen, dan inspeksi berkala dapat membantu mengurangi laju korosi. Dengan perawatan yang tepat, umur pakai alat berat dapat diperpanjang dan kinerjanya tetap optimal.

Lihat Juga  Webinar INDOCOR 2022

Kesimpulan

Korosi pada alat berat merupakan masalah serius yang dapat menurunkan kinerja, keselamatan, dan umur pakai peralatan. Faktor lingkungan, desain, dan perawatan sangat memengaruhi terjadinya korosi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai mekanisme korosi serta penerapan metode pencegahan yang tepat menjadi langkah penting dalam menjaga keandalan dan efisiensi penggunaan alat berat.

Referensi:

Surdia, T., & Saito, S. Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta: Pradnya Paramita.

By indocor