Infrastruktur merupakan aset penting yang menunjang aktivitas ekonomi dan sosial, seperti jembatan, jalan, pelabuhan, gedung, dan jaringan pipa. Sebagian besar infrastruktur menggunakan material logam, terutama baja, yang rentan mengalami korosi. Korosi pada infrastruktur menjadi permasalahan serius karena dapat menurunkan kekuatan struktur, memperpendek umur layanan, serta membahayakan keselamatan pengguna.

Pengertian Korosi pada Infrastruktur

Korosi pada infrastruktur adalah proses degradasi material logam akibat reaksi kimia atau elektrokimia dengan lingkungan sekitar. Proses ini umumnya melibatkan air, oksigen, dan zat agresif lainnya yang menyebabkan terjadinya karat dan penurunan sifat mekanik material.

Penyebab Korosi pada Infrastruktur

Beberapa faktor utama penyebab korosi pada infrastruktur antara lain:

  1. Paparan Lingkungan
    Infrastruktur sering terpapar hujan, kelembapan tinggi, dan perubahan suhu ekstrem yang mempercepat proses korosi.

  2. Lingkungan Laut
    Garam dari air laut dan udara pesisir bersifat sangat korosif terhadap logam, terutama pada jembatan dan pelabuhan.

  3. Polusi Udara
    Gas pencemar seperti sulfur dioksida (SO₂) dan karbon dioksida (CO₂) dapat membentuk lingkungan asam yang mempercepat korosi.

  4. Kualitas Material dan Konstruksi
    Penggunaan material berkualitas rendah serta kesalahan desain dapat meningkatkan risiko korosi.

  5. Kurangnya Perawatan
    Infrastruktur yang tidak dirawat secara berkala lebih rentan mengalami kerusakan akibat korosi.

Lihat Juga  Dampak Korosi

Jenis-Jenis Korosi pada Infrastruktur

  • Korosi Seragam: Terjadi secara merata pada permukaan logam.

  • Korosi Pitting: Ditandai dengan terbentuknya lubang kecil yang dalam.

  • Korosi Celah: Terjadi pada celah sambungan atau baut.

  • Korosi Galvanik: Terjadi akibat kontak dua logam berbeda.

  • Korosi Tegangan: Terjadi akibat kombinasi tegangan dan lingkungan korosif.

Lihat Juga  INDOCOR WEBINAR SERIES

Dampak Korosi pada Infrastruktur

Korosi yang tidak ditangani dapat menimbulkan berbagai dampak, antara lain:

  • Penurunan kekuatan dan stabilitas struktur

  • Meningkatnya risiko kegagalan konstruksi

  • Tingginya biaya perbaikan dan rehabilitasi

  • Berkurangnya umur layanan infrastruktur

  • Ancaman keselamatan bagi masyarakat

Upaya Pencegahan Korosi pada Infrastruktur

  1. Penggunaan Material Tahan Korosi
    Memilih baja tahan karat, beton bertulang berkualitas tinggi, atau material alternatif yang lebih tahan lingkungan.

  2. Pelapisan Pelindung (Coating)
    Menggunakan cat anti korosi, epoxy, atau galvanisasi untuk melindungi permukaan logam.

  3. Desain Konstruksi yang Baik
    Menghindari genangan air dan celah yang dapat mempercepat korosi.

  4. Inspeksi dan Perawatan Berkala
    Melakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi korosi sejak dini.

  5. Proteksi Katodik
    Digunakan pada struktur tertentu seperti jembatan dan pipa bawah tanah.

Lihat Juga  Pengertian Korosi dan Faktor Penyebabnya

Korosi pada infrastruktur merupakan permasalahan serius yang dapat menurunkan kualitas, keamanan, dan umur layanan suatu struktur. Faktor lingkungan, material, dan perawatan sangat memengaruhi terjadinya korosi. Dengan penerapan metode pencegahan yang tepat dan perawatan berkala, dampak korosi dapat diminimalkan sehingga infrastruktur tetap aman dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.

 

Referensi:

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pedoman Pemeliharaan dan Pencegahan Korosi pada Struktur Infrastruktur. Jakarta, 2017.

By indocor